empty
 
 
28.01.2026 10:18 AM
Mengapa Harga Emas Sudah di Atas $5.200?

Harga emas telah melonjak ke rekor tertinggi baru, melampaui $5.200 per troy ounce, melanjutkan tren kenaikannya yang didorong oleh melemahnya posisi mata uang Amerika.

This image is no longer relevant

Sejak awal tahun, logam mulia ini telah menunjukkan pertumbuhan yang mengesankan, naik sekitar 20%, dan untuk pertama kalinya minggu ini, melampaui batas psikologis $5.000 per ons. Perak, selama periode yang sama, menunjukkan lonjakan yang lebih substansial, meningkat lebih dari setengahnya.

Kenaikan harga emas didorong oleh kekhawatiran tentang depresiasi dolar AS. Ketidakstabilan ekonomi global dan pencetakan mata uang Amerika yang aktif memicu minat investor pada aset safe-haven tradisional ini. Tidak seperti mata uang fiat, emas memiliki nilai intrinsik dan tidak terpengaruh oleh risiko inflasi, menjadikannya sarana pelestarian modal yang menarik selama periode gejolak ekonomi.

Kebijakan tarif Trump telah memicu spekulasi bahwa bank sentral global mungkin mengurangi kepemilikan obligasi pemerintah AS dan mendiversifikasi cadangan mata uang mereka dengan mengakuisisi emas. Langkah-langkah proteksionis dan ancaman perdagangan Trump juga menimbulkan keraguan tentang stabilitas ekonomi Amerika dan keandalan dolar sebagai mata uang cadangan. Untuk alasan ini, bank sentral, yang berusaha melindungi aset mereka dari risiko politik, semakin beralih ke emas sebagai instrumen investasi alternatif.

Selain itu, risiko geopolitik secara tradisional mendorong investor untuk mengakuisisi aset safe-haven, di mana emas tentu saja termasuk. Kemungkinan serangan AS terhadap Iran mendorong pedagang dan investor untuk terus membeli emas untuk melindungi diri dari guncangan yang dapat mempengaruhi ekonomi global.

Meningkatnya ketegangan di Timur Tengah menciptakan lahan subur bagi kenaikan harga emas. Para investor khawatir tidak hanya pada konsekuensi ekonomi langsung dari perang, seperti lonjakan harga minyak dan gangguan hubungan perdagangan, tetapi juga dampak yang lebih luas dan tidak terduga terhadap sistem keuangan global.

Selain itu, faktor psikologis harus dipertimbangkan. Ketika berita tentang kemungkinan konflik mendominasi berita utama, para investor cenderung mengadopsi strategi yang lebih konservatif dan berusaha melindungi aset mereka. Akibatnya, permintaan emas meningkat, yang tak terhindarkan mendorong harganya lebih tinggi.

This image is no longer relevant

Namun, penting untuk diingat bahwa risiko geopolitik bersifat sementara. Jika ketegangan antara AS dan Iran mereda, harga emas mungkin akan terkoreksi. Oleh karena itu, para investor harus memantau perkembangan dengan cermat dan membuat keputusan yang tepat berdasarkan analisis menyeluruh terhadap situasi tersebut.

Adapun gambaran teknikal emas saat ini, para pembeli perlu mengatasi level resistance terdekat di $5.317. Ini akan memungkinkan mereka untuk menargetkan $5.416, di mana di atas level ini akan cukup menantang untuk ditembus. Target selanjutnya akan berada di sekitar $5.526. Jika emas turun, pihak yang pesimis akan mencoba menguasai $5.223. Jika mereka berhasil, menembus kisaran ini akan memberikan pukulan signifikan terhadap posisi pihak yang optimis dan mendorong emas turun ke level terendah $5.137, dengan prospek jatuh ke $5.051.

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.