Lihat juga
Tidak ada pengujian pada level yang saya tandai di paruh kedua hari itu, jadi saya tidak melakukan trading. Penguatan aktif dolar AS terhadap yen terus berlanjut. Setelah kepanikan mengenai kemungkinan intervensi Bank of Japan di pasar mata uang mereda, para trader kembali aktif membeli dolar dan menjual yen. Meskipun ada sinyal campuran kemarin mengenai pasar tenaga kerja dari ADP, dolar menunjukkan kekuatan terhadap yen.
Selain itu, baru-baru ini, retorika pejabat Jepang mengenai potensi intervensi mata uang menjadi kurang meyakinkan. Meskipun perwakilan Bank of Japan terus menekankan kesiapan mereka untuk mengambil tindakan jika terjadi volatilitas berlebihan pada yen, pernyataan mereka tidak lagi memberikan efek penahan yang kuat pada pelaku pasar seperti sebelumnya. Akibatnya, perbedaan suku bunga antara AS dan Jepang terus memberikan tekanan pada yen. Para investor mencari imbal hasil yang lebih tinggi yang ditawarkan oleh aset AS, yang mengarah pada penguatan lebih lanjut dolar terhadap mata uang Jepang. Dalam jangka pendek, dinamika pasangan USD/JPY akan bergantung pada data makroekonomi dari AS dan Jepang, serta retorika pejabat bank sentral. Namun, selama faktor-faktor fundamental tetap mendukung dolar, tren naik diperkirakan akan berlanjut.
Terkait strategi intraday, saya akan lebih fokus pada penerapan skenario No. 1 dan No. 2.
Skenario #1: Saya berencana membeli USD/JPY hari ini ketika mencapai titik entri sekitar 157,07 (garis hijau pada grafik), dengan target di 157,46 (garis hijau yang lebih tebal pada grafik). Di sekitar 157,46, saya berniat keluar dari posisi beli dan membuka posisi jual ke arah sebaliknya (mengharapkan pergerakan mundur 30-35 pip dari level ini). Sebaiknya kembali membeli pasangan ini pada koreksi dan penurunan signifikan di USD/JPY. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas level nol dan baru mulai naik.
Skenario #2: Saya juga berencana membeli USD/JPY hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada harga 156,81 ketika indikator MACD berada di area oversold. Ini akan membatasi potensi penurunan pasangan dan mengarah pada pembalikan pasar ke atas. Pertumbuhan dapat diharapkan menuju level berlawanan 157,07 dan 157,46.
Skenario #1: Saya berencana menjual USD/JPY hari ini hanya setelah memperbarui level 156,81 (garis merah pada grafik), yang akan memicu penurunan cepat pada pasangan ini. Target utama bagi penjual adalah level 156,43, di mana saya berencana keluar dari posisi jual dan segera membeli ke arah sebaliknya (mengharapkan pergerakan mundur 20-25 pip dari level ini). Lebih baik menjual setinggi mungkin. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah level nol dan baru mulai turun.
Skenario #2: Saya juga berencana menjual USD/JPY hari ini jika ada dua kali pengujian berturut-turut pada 157,07 ketika indikator MACD berada di area overbought. Ini akan membatasi potensi kenaikan pasangan dan mengarah pada pembalikan pasar ke bawah. Penurunan dapat diharapkan menuju level berlawanan 156,81 dan 156,43.
Garis hijau tipis mewakili harga masuk di mana seseorang dapat membeli instrumen trading;
Garis hijau tebal mewakili harga perkiraan di mana seseorang dapat menetapkan Take Profit atau mengamankan keuntungan, karena pertumbuhan lebih lanjut di atas level ini tidak mungkin terjadi;
Garis merah tipis mewakili harga masuk di mana seseorang dapat menjual instrumen trading;
Garis merah tebal mewakili harga perkiraan di mana seseorang dapat menetapkan Take Profit atau mengamankan keuntungan, karena penurunan lebih lanjut di bawah level ini tidak mungkin terjadi;
Indikator MACD: saat memasuki pasar, penting untuk mempertimbangkan zona overbought dan oversold.
Penting: Trader pemula di pasar Forex harus sangat berhati-hati saat membuat keputusan masuk. Sebaiknya hindari pasar sebelum laporan fundamental penting dirilis untuk menghindari terjebak dalam fluktuasi harga yang tajam. Jika Anda memutuskan untuk trading selama rilis berita, selalu tetapkan stop order untuk meminimalkan kerugian. Tanpa menetapkan stop order, Anda dapat dengan cepat kehilangan seluruh deposit Anda, terutama jika Anda tidak menggunakan manajemen uang dan trading dalam volume besar.
Dan ingat, untuk trading yang sukses, sangat penting memiliki rencana trading yang jelas, seperti yang disajikan di atas. Membuat keputusan trading spontan berdasarkan situasi pasar saat ini secara inheren adalah strategi yang merugikan bagi trader intraday.