empty
 
 
12.03.2026 12:48 AM
Trump Mungkin Menghadapi Peningkatan Perlawanan dari Iran. Bagian 2

This image is no longer relevant

Donald Trump sebelumnya pernah menyebut putra Ali Khamenei sebagai kandidat yang tidak layak untuk menjadi Pemimpin Tertinggi Iran. Setelah pengangkatan Mojtaba, ia berjanji akan menyingkirkannya juga jika Mojtaba tidak memberikan konsesi kepada Washington. Perlu dicatat bahwa sejak serangan yang menewaskan Ali Khamenei dan keluarganya, Mojtaba belum pernah tampil di depan publik. Hal ini mengindikasikan bahwa Ayatollah baru Iran akan bersembunyi dengan sangat hati-hati, dan Israel serta AS sudah menyatakannya sebagai target baru yang sah.

Menurut para ahli budaya, agama, dan politik Timur, Mojtaba Khamenei berpotensi menjadi pemimpin yang lebih keras daripada ayahnya. Faktor dendam darah juga penting untuk diperhitungkan. Jika digabungkan, kepemimpinan baru di Iran bisa memicu masalah global, bukan hanya bagi negara-negara tetangga, tetapi juga bagi seluruh dunia. Ini bukan soal kehancuran nuklir total atau perang nuklir. Ini berkaitan dengan fakta bahwa Iran sebelumnya berupaya merespons serangan dengan kekuatan militer, namun tanpa melakukan eskalasi konflik. Kini, situasinya bisa berubah.

Iran sudah terbiasa hidup dalam kondisi perang dan kemiskinan selama bertahun-tahun. Situasi saat ini sedang mendestabilisasi seluruh kawasan dan menimbulkan guncangan ekonomi dan energi yang serius di seluruh dunia. Semakin banyak negara yang bergabung dengan koalisi AS–Israel, yang berarti Trump akan jauh lebih mudah melancarkan serangan menghancurkan terhadap Iran. Hari ini, diumumkan bahwa Rumania secara resmi mengizinkan penggunaan pangkalan militernya untuk serangan terhadap Iran.

Akibatnya, rudal mungkin akan meluncur bukan hanya ke arah negara-negara tetangga terdekat Iran, tetapi juga ke negara-negara Eropa, yang bisa dianggap sebagai awal penuh dari Perang Dunia III. Situasi di Timur Tengah terus memanas, dan hanya dolar AS yang mungkin diuntungkan dari hal ini, setidaknya untuk sementara waktu.

This image is no longer relevant
Saya berpendapat bahwa semakin lama perang dengan Iran berlanjut, semakin besar penderitaan yang akan dialami perekonomian AS. Pada titik tertentu, pelaku pasar mungkin menyimpulkan bahwa mata uang negara yang secara aktif terlibat dalam aksi militer bukanlah sebuah "safe haven". Justru sebaliknya. Pertanyaannya, mata uang apa yang sebaiknya digunakan untuk menempatkan modal? Jika rudal mulai mengarah ke negara-negara Uni Eropa, maka euro juga kecil kemungkinan akan dianggap sebagai "safe haven". Situasi di Timur Jauh pun tidak terlalu tenang. Menurut saya, satu-satunya cara untuk mempertahankan tren naik saat ini pada kedua instrumen adalah menjaga status quo di Timur. Namun, skenario ini terlihat makin hari makin kurang meyakinkan.

Struktur Gelombang untuk EUR/USD:

Berdasarkan analisis EUR/USD, saya menyimpulkan bahwa instrumen ini terus membentuk tren naik. Politik Donald Trump dan kebijakan moneter Fed tetap menjadi faktor penting dalam pelemahan jangka panjang dolar AS. Target untuk segmen tren saat ini dapat mencapai level 25. Saat ini, saya menilai instrumen ini masih berada dalam gelombang global 5, sehingga saya memperkirakan kenaikan harga akan berlanjut pada paruh pertama tahun 2026. Struktur korektif a-b-c-d-e dapat selesai kapan saja, karena bentuknya sudah cukup meyakinkan. Menurut saya, saat ini sudah masuk akal untuk mempertimbangkan posisi beli dengan target di sekitar 1,2195 dan 1,2367, yang berkorespondensi dengan Fibonacci 161,8% dan 200,0%.

This image is no longer relevant

Struktur Gelombang untuk GBP/USD:

Struktur gelombang pada instrumen GBP/USD cukup jelas. Gelombang global 5 dapat mengambil bentuk yang jauh lebih memanjang daripada yang tampak saat ini. Saya berpendapat bahwa pembentukan rangkaian gelombang korektif mungkin akan segera selesai (atau mungkin sudah selesai), setelah itu tren naik berpeluang berlanjut. Karena itu, untuk saat ini saya dapat merekomendasikan mencari peluang beli dengan target di atas level 39. Menurut saya, di bawah Trump, pound Inggris memiliki peluang yang cukup besar untuk menguat ke $1,45–$1,50, karena tren naik tampaknya belum selesai.

Poin-Poin Utama dari Analisis Saya:

  1. Struktur gelombang sebaiknya sederhana dan mudah dipahami. Struktur yang terlalu rumit sulit diperdagangkan dan sering kali berujung pada perubahan.
  2. Jika tidak ada keyakinan terhadap apa yang terjadi di pasar, lebih baik tidak masuk posisi.
  3. Tidak akan pernah ada kepastian 100% mengenai arah pasar. Jangan lupa menggunakan order Stop Loss pelindung.
  4. Analisis gelombang dapat dikombinasikan dengan jenis analisis dan strategi trading lainnya.
Chin Zhao,
Analytical expert of InstaTrade
© 2007-2026

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.