empty
 
 
27.03.2026 04:05 AM
Rekomendasi Trading dan Analisis GBP/USD pada 27 Maret. Pound Inggris Terus Berpegang pada Harapan

Analisis GBP/USD 5M

This image is no longer relevant

Pasangan mata uang GBP/USD melanjutkan pergerakan turunnya yang lesu menuju garis tren pada hari Kamis. Tren naik kembali gagal, karena poundsterling Inggris tidak menunjukkan pertumbuhan signifikan selama dua minggu terakhir. Baik Bank of England maupun laporan inflasi tidak dapat membantunya, karena kebijakan moneter dan indikator makroekonomi saat ini tidak menjadi faktor penting bagi pasar. Mengingat situasi di Timur Tengah bisa memanas lebih jauh bahkan mulai besok, para trader kembali berhati-hati melakukan pembelian dolar. Untuk saat ini, tekanan beli masih cukup lemah karena belum ada kepastian mengenai eskalasi baru. Namun, tampaknya eskalasi baru sudah di depan mata. Tidak ada negosiasi resmi antara AS dan Iran; Teheran secara tegas menolak segala bentuk kesepakatan dengan Washington, dan Donald Trump terus "menghibur" audiensnya dengan pernyataan-pernyataan yang saling bertentangan setiap hari. Dengan demikian, latar belakang geopolitik saat ini jelas tidak mendukung penguatan mata uang Inggris maupun mata uang berisiko lainnya.

Dari sudut pandang teknikal, tren naik memang masih ada, tetapi hanya secara nama, bukan dalam pergerakan nyata. Harga bisa saja menembus garis-garis indikator Ichimoku dan garis tren hari ini. Oleh karena itu, probabilitas penguatan lanjutan dolar tetap lebih tinggi dibanding peluang penguatan poundsterling Inggris.

Pada time frame 5 menit, kemarin terbentuk dua sinyal jual, namun tidak ada gunanya dieksekusi mengingat volatilitas yang sangat minim. Harga dua kali memantul dari gugus garis dan level di 1,3350–1,3377, tetapi hanya turun sekitar 15 pip pada pergerakan maksimalnya, yang tidak cukup untuk memindahkan Stop Loss ke breakeven.

Laporan COT

This image is no longer relevant

Laporan COT terbaru bertanggal 17 Maret. Laporan mengenai British pound menunjukkan bahwa sentimen trader komersial sering berubah dalam beberapa tahun terakhir. Garis merah dan biru, yang mewakili posisi bersih trader komersial dan non-komersial, terus saling berpotongan dan sebagian besar berada dekat level nol. Saat ini garis-garis tersebut mulai melebar, dengan trader non-komersial yang mendominasi dengan... penjualan. Dengan mempertimbangkan peristiwa di Timur Tengah, tidak mengherankan bila permintaan terhadap mata uang berisiko menurun, sementara permintaan terhadap dolar meningkat.

Dalam jangka panjang, dolar terus melemah akibat kebijakan Trump, seperti terlihat pada timeframe mingguan. Perang dagang akan berlanjut dalam satu atau lain bentuk untuk waktu yang lama, dan The Fed bagaimanapun juga akan kembali melonggarkan kebijakan moneternya. Permintaan terhadap dolar ke depan akan berkurang, apa pun yang terjadi. Namun, untuk saat ini faktor geopolitik berada di garis depan dan memberikan dukungan kuat bagi mata uang AS. Menurut laporan COT terbaru (bertanggal 17 Maret), kelompok "Non-commercial" menutup 4.900 kontrak BUY dan 23.700 kontrak SELL. Dengan demikian, posisi bersih trader non-komersial meningkat sebesar 18.800 kontrak dalam sepekan.

Analisis GBP/USD 1H

This image is no longer relevant

Pada timeframe per jam, pasangan GBP/USD terus membentuk tren naik yang lemah dan tidak pasti, yang berada di ambang pembatalan. Eskalasi baru di Timur Tengah, guncangan baru di pasar minyak atau gas, serta meluasnya konflik di luar kawasan Timur Tengah dapat memicu gelombang baru pembelian dolar; oleh karena itu, tren saat ini bersifat cukup formal. Setiap kenaikan mata uang Eropa saat ini pada dasarnya tidak stabil dan sangat bergantung pada keputusan Trump.

Untuk 27 Maret, kami menyoroti level-level penting berikut untuk trading: 1,3096-1,3115, 1,3201-1,3212, 1,3369-1,3377, 1,3465-1,3480, 1,3533-1,3548, 1,3615, 1,3671-1,3681, 1,3751-1,3763. Garis Senkou Span B (1,3350) dan garis Kijun-sen (1,3368) juga dapat menjadi sumber sinyal. Disarankan untuk memindahkan order stop-loss ke breakeven ketika harga bergerak ke arah yang benar sejauh 20 pip. Garis-garis indikator Ichimoku dapat bergeser sepanjang hari, dan hal ini harus diperhitungkan saat menentukan sinyal trading.

Pada hari Jumat, Inggris akan merilis laporan penjualan ritel, sementara di AS akan diterbitkan indeks sentimen konsumen University of Michigan. Secara teoritis, laporan-laporan ini dapat memicu reaksi pasar yang ringan, tetapi kemungkinan besar reaksi tersebut tidak akan memengaruhi gambaran teknikal secara keseluruhan.

Rekomendasi Trading:

Hari ini, trader dapat membuka posisi jual jika harga terkonsolidasi di bawah garis tren, dengan target di 1,3201-1,3212. Posisi beli akan menjadi relevan dengan target di 1,3456-1,3480 jika harga terkonsolidasi di atas area 1,3350-1,3377.

Penjelasan Ilustrasi:

Level support dan resistance ditandai dengan garis merah tebal, di sekitar area tersebut pergerakan harga dapat berakhir. Level-level ini bukan merupakan sumber sinyal trading.

Garis Kijun-sen dan Senkou Span B adalah garis indikator Ichimoku yang dipindahkan ke timeframe per jam dari timeframe 4 jam. Garis-garis ini tergolong kuat.

Level ekstrem adalah garis merah tipis tempat harga sebelumnya memantul. Level-level ini merupakan sumber sinyal trading.

Garis kuning menunjukkan garis tren, saluran tren, dan pola teknikal lainnya.

Indikator 1 pada grafik COT menunjukkan ukuran posisi bersih untuk setiap kategori trader.

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.