Lihat juga
16.04.2026 11:31 AMEmas (XAU/USD) memangkas sebagian kenaikan intraday yang relatif tipis, tetapi masih mempertahankan bias positif dengan bertahan di atas level $4.800.
Meskipun ada harapan untuk kemajuan dalam hubungan diplomatik dari Teheran, keadaan di Selat Hormuz terus mendorong permintaan akan dolar AS, yang masih menjadi faktor utama yang menghambat kemungkinan peningkatan lebih jauh pada logam mulia itu. Setelah pembicaraan di Islamabad selesai pada hari Sabtu kemarin, blokade angkatan laut AS terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran mulai diterapkan sepenuhnya. Menanggapi hal ini, Komandan Militer Gabungan Iran menyatakan bahwa negara tersebut siap untuk menghentikan aktivitas perdagangan di wilayah Teluk Persia bila Washington tidak mencabut pembatasan itu. Selain itu, Teheran juga menuntut agar serangan Israel terhadap Lebanon dihentikan sebagai syarat untuk meneruskan negosiasi dengan Amerika Serikat. Namun, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memberikan sinyal bahwa dirinya tidak berencana untuk mengumumkan gencatan senjata dan telah memerintahkan Angkatan Pertahanan Israel untuk meningkatkan pengawasan atas zona keamanan. Perkembangan ini mempertahankan ketegangan geopolitik pada tingkat yang tinggi, sekaligus memperkuat posisi dolar AS sebagai aset aman dan membatasi potensi kenaikan harga emas.
Pada saat yang sama, ekspektasi akan tercapainya penyelesaian diplomatik memberikan dampak yang cukup positif terhadap sentimen pasar, mendukung selera terhadap aset berisiko dan menjaga harga minyak tetap berada di dekat level terendah tiga minggu yang tercatat pada hari Selasa.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa dia percaya konflik dengan Iran kemungkinan akan segera mereda, sementara laporan dari Gedung Putih menunjukkan adanya kemajuan menuju kesepakatan gencatan senjata. Ada juga berita yang menunjukkan bahwa pembicaraan damai antara Washington dan Teheran mungkin akan dilanjutkan dalam beberapa hari ke depan. Situasi ini, ditambah dengan berkurangnya kekhawatiran akan dampak inflasi akibat peningkatan harga energi, telah mengubah pandangan hawkish terhadap kebijakan moneter Federal Reserve.
Menurut alat FedWatch yang dikelola oleh CME Group, kemungkinan adanya penyesuaian kebijakan dari bank sentral AS masih diperkirakan akan terjadi menjelang akhir tahun 2026. Sementara itu, sikap optimis yang lebih berhati-hati dari para investor mencegah para pembeli dolar untuk mengambil posisi yang terlalu agresif dan membantu harga emas tetap berada di dekat level tertinggi selama empat minggu yang dicapai sehari sebelumnya.
Secara keseluruhan, sentimen dasar saat ini masih beragam, sehingga disarankan untuk bersikap hati-hati sebelum membuka posisi yang mengharapkan penurunan signifikan pada XAU/USD.
Dari perspektif teknikal, indikator osilator bergerak di sekitar garis netral, mengonfirmasi ketidakpastian pasar dan keseimbangan antara kubu bull dan bear.
You have already liked this post today
*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.


