empty
 
 
25.06.2026 08:52 AM
USD/JPY: Kiat-kiat Trading Sederhana untuk Trader Pemula pada 25 Juni. Analisis Transaksi Forex Kemarin

Analisis Transaksi dan Kiat-kiat untuk Trading Yen Jepang

Pengujian harga di 161,79 bertepatan dengan ergerakan indikator MACD jauh di atas garis nol, sehingga membatasi potensi kenaikan pasangan tersebut. Karena alasan inilah saya tidak membeli dolar. Pengujian kedua di 161,79 mendorong penerapan Skenario No. 2 untuk menjual dolar; namun, hal itu tidak memicu penurunan signifikan pada pasangan ini.

Terlepas dari upaya otoritas Jepang untuk menstabilkan mata uang nasional, pelemahan yen yang telah menyentuh level terendah dalam 40 tahun justru terus berlanjut. Namun, tren depresiasi yen yang biasanya mengisyaratkan kesulitan ekonomi ini, dalam konteks saat ini, dapat berubah menjadi berkah finansial yang besar. Mempertahankan kurs saat ini dapat memberi dorongan baru bagi industri otomotif Jepang. Yen yang lemah berarti pendapatan ekspor yang diterima dalam mata uang asing menjadi jauh lebih besar ketika dikonversi kembali ke yen. Bagi produsen mobil Jepang, yang sebagian besar produknya ditujukan ke pasar global, ini merupakan sumber langsung peningkatan laba. Meski begitu, otoritas Jepang kemungkinan akan terus menekankan perlunya kebijakan yang lebih ketat, karena pelemahan mata uang nasional saat ini dinilai lebih banyak menimbulkan kerugian daripada manfaat bagi perekonomian.

Untuk strategi intraday, saya akan lebih berfokus pada penerapan Skenario No. 1 dan No. 2.

This image is no longer relevant

Skenario Beli

Skenario No. 1: Saya berencana membeli USD/JPY hari ini ketika harga mencapai titik masuk di area 161,84 (garis hijau pada grafik) dengan target kenaikan ke level 162,07 (garis tebal hijau pada grafik). Di sekitar 162,07, saya berniat menutup posisi beli dan langsung menjual saat terbentuk pullback (dengan perkiraan pergerakan 30–35 pip dari titik masuk). Sebaiknya kembali buka posisi beli saat terjadi koreksi dan penurunan tajam pada USD/JPY. Penting! Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas garis nol dan baru mulai bergerak naik dari sana.

Skenario No. 2: Saya juga berencana membeli USD/JPY hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada harga 161,73 sementara indikator MACD berada di area oversold. Hal ini akan membatasi potensi penurunan pasangan tersebut dan dapat memicu pembalikkan naik di pasar. Kita dapat mengantisipasi kenaikan menuju level berlawanan di 161,84 dan 162,07.

Skenario Jual

Skenario No. 1: Saya berencana menjual USD/JPY hari ini hanya setelah level 161,73 (garis merah pada grafik) diperbarui, yang akan memicu penurunan cepat pada pasangan ini. Target utama bagi penjual terletak di level 161,51, tempat saya berniat menutup posisi jual dan langsung membuka posisi beli berlawanan arah (dengan prediksi pergerakan 20–25 pip dari level tersebut). Penjual dapat kembali masuk kapan saja; kita hanya membutuhkan sedikit isyarat dari bank sentral. Penting! Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah garis nol dan baru mulai bergerak turun dari sana.

Skenario No. 2: Saya juga berencana menjual USD/JPY hari ini jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada harga 161,84 sementara indikator MACD berada di area overbought. Hal ini akan membatasi potensi kenaikan pasangan tersebut dan dapat memicu pembalikkan turun di pasar. Kita dapat mengantisipasi penurunan menuju level berlawanan di 161,73 dan 161,51.

This image is no longer relevant

Informasi pada Grafik:

Garis tipis hijau – level masuk untuk membeli instrumen trading;

Garis tebal hijau – perkiraan level harga untuk menempatkan Take Profit atau mengamankan keuntungan secara manual, karena kenaikan dianggap kecil kemungkinannya berlanjut di atas level ini;

Garis tipis merah – level masuk untuk menjual instrumen trading;

Garis tebal merah – perkiraan level harga untuk menempatkan Take Profit atau mengamankan keuntungan secara manual, karena penurunan dianggap kecil kemungkinannya berlanjut di bawah level ini;

Indikator MACD. Saat masuk pasar, penting untuk memperhatikan zona overbought dan oversold.

Catatan: Trader pemula di pasar forex harus sangat berhati-hati ketika mengambil keputusan masuk. Menjelang rilis laporan fundamental utama, sebaiknya tetap di luar pasar agar tidak terjebak dalam fluktuasi tajam. Jika Anda memutuskan untuk trading saat rilis berita, selalu pasang stop order untuk meminimalkan kerugian. Tanpa memasang stop order, Anda dapat dengan cepat kehilangan seluruh deposit, terutama jika Anda tidak menggunakan manajemen modal dan melakukan trading dengan volume besar.

Dan ingat, untuk trading yang sukses, Anda memerlukan rencana trading yang jelas seperti yang disajikan di atas. Mengambil keputusan trading secara spontan hanya berdasarkan situasi pasar saat ini pada dasarnya merupakan strategi yang merugikan bagi trader intraday.

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.