empty
 
 
27.07.2026 01:49 PM
USD/JPY: Saran untuk Trader Pemula pada 27 Juli (Sesi AS)

Tinjauan Transaksi dan Kiat-kiat Trading untuk Yen Jepang

Pengujian level 163,46 terjadi saat indikator MACD sudah bergerak cukup jauh di bawah garis nol, yang membatasi potensi penurunan pasangan ini. Karena alasan tersebut, saya tidak menjual dolar AS.

Pada paruh kedua hari ini, pasar akan berfokus pada rilis Pesanan Barang Tahan Lama AS, yang berpotensi memperkuat dolar AS dan memicu satu kenaikan lagi pada pasangan ini. Indikator ini mencakup barang dengan masa pakai panjang dan mencerminkan kesediaan perusahaan untuk berinvestasi pada peralatan dan mesin, sehingga menjadi ukuran penting dari aktivitas investasi dan kepercayaan dunia usaha. Data yang kuat akan meningkatkan ekspektasi terhadap kebijakan suku bunga Federal Reserve dan mendorong kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS, yang akan mendukung penguatan dolar.

Yen Jepang akan merespons laporan ini melalui perubahan pada perbedaan imbal hasil. Kenaikan pesanan yang kuat dapat mendorong USD/JPY lebih tinggi dengan memperlebar selisih suku bunga dengan Jepang, sementara hasil yang lemah akan menekan pasangan ini lebih rendah.

Untuk strategi intraday, saya akan terutama berfokus pada penerapan Skenario #1 dan Skenario #2.

This image is no longer relevant

Sinyal Beli

Skenario #1:

Hari ini, saya berencana membeli USD/JPY jika titik masuk tercapai di dekat 163,66 (garis hijau pada grafik), dengan target kenaikan menuju 163,92 (garis tebal hijau pada grafik). Di sekitar 163,29, saya akan menutup posisi beli dan membuka posisi jual berlawanan arah, dengan ekspektasi pergerakan 30–35 poin dari level tersebut. Hari ini USD/JPY mungkin naik, tetapi probabilitasnya masih relatif tidak pasti.

Penting: Sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas garis nol dan baru mulai bergerak naik dari garis tersebut.

Skenario #2:

Saya juga berencana membeli USD/JPY hari ini jika harga menguji level 163,50 dua kali berturut-turut saat indikator MACD berada di zona oversold. Hal ini akan membatasi potensi penurunan dan memicu pembalikan naik. Pergerakan menuju level berlawanan di 163,66 dan 163,92 dapat diantisipasi.

Sinyal Jual

Skenario #1:

Hari ini, saya berencana menjual USD/JPY setelah level 163,50 tertembus (garis merah pada grafik), yang akan memicu penurunan tajam pada pasangan ini. Target utama bagi penjual akan berada di 163,23, tempat saya akan menutup posisi jual dan segera membuka posisi beli berlawanan arah, dengan ekspektasi pergerakan 20–25 poin dari level tersebut. Tekanan menurun pada pasangan ini kemungkinan akan kembali jika terjadi intervensi bank sentral.

Penting: Sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah garis nol dan baru mulai bergerak turun dari garis tersebut.

Skenario #2:

Saya juga berencana menjual USD/JPY hari ini jika harga menguji level 163,66 dua kali berturut-turut saat indikator MACD berada di zona overbought. Hal ini akan membatasi potensi kenaikan dan memicu pembalikan turun. Penurunan menuju level berlawanan di 163,50 dan 163,23 dapat diantisipasi.

This image is no longer relevant

Penjelasan Grafik

  • Garis tipishijau — harga entri tempat instrumen trading dapat dibeli.
  • Garis tebal hijau — perkiraan level harga tempat order Take Profit dapat ditetapkan atau keuntungan dapat diambil secara manual, karena pergerakan naik dianggap kecil kemungkinannya berlanjut di atas level ini.
  • Garis tipis merah — harga entri tempat instrumen trading dapat dijual.
  • Garis tebal merah — perkiraan level harga tempat order Take Profit dapat ditetapkan atau keuntungan dapat diambil secara manual, karena pergerakan turun dianggap kecil kemungkinannya berlanjut di bawah level ini.
  • Indikator MACD — saat masuk pasar, penting untuk mempertimbangkan area overbought dan oversold.

Catatan: Trader forex pemula harus sangat berhati-hati saat mengambil keputusan untuk masuk pasar. Sebelum rilis laporan fundamental utama, sebaiknya tetap di luar pasar untuk menghindari paparan terhadap fluktuasi tajam nilai tukar. Jika Anda memutuskan untuk trading saat rilis berita, selalu gunakan order stop loss untuk meminimalkan kerugian. Tanpa perlindungan stop loss, Anda dapat dengan cepat kehilangan seluruh saldo akun, terutama jika Anda tidak menerapkan pengelolaan modal yang tepat dan trading dengan ukuran posisi yang terlalu besar.

Ingat bahwa trading yang sukses memerlukan rencana trading yang jelas, seperti yang disajikan di atas. Mengambil keputusan trading secara spontan berdasarkan situasi pasar saat ini adalah strategi yang pada dasarnya merugikan bagi trader intraday.

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.