empty
 
 
26.08.2026 12:22 PM
EUR/USD – Analisis dan Proyeksi Harga: Perbedaan Ekspektasi Suku Bunga The Fed dan ECB Mendukung Pasangan Ini

This image is no longer relevant

Pada Rabu, hari ini, EUR/USD kesulitan memanfaatkan rebound moderat dari level terendah mingguannya yang tercapai sehari sebelumnya, namun juga belum siap untuk turun. Pair ini tetap berada di atas 1,1660 dan berada dekat level tertingginya sejak 14 Mei yang dicapai pekan lalu. Para trader menunggu sinyal baru dari The Fed terkait suku bunga.

Dengan munculnya tanda-tanda meredanya tekanan harga di Amerika Serikat dan melemahnya pasar tenaga kerja, ekspektasi bahwa kebijakan moneter akan tetap tidak berubah pada pertemuan FOMC 15–16 September semakin menguat. Sebaliknya, tiga sumber mengatakan kepada Reuters bahwa pejabat European Central Bank (ECB) siap untuk menaikkan suku bunga pada pertemuan berikutnya di bulan September guna mengimbangi konsekuensi konflik dengan Iran. Perbedaan prospek antara The Fed dan ECB terus memberikan sedikit dukungan bagi EUR/USD.

This image is no longer relevant

Sementara itu, strategi pembelian obligasi yang dilakukan US Treasury, dikombinasikan dengan meredanya kekhawatiran inflasi seiring turunnya harga minyak, mendorong penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS.

Hal ini, bersama dengan bangkitnya kembali harapan akan tercapainya solusi diplomatik atas konflik enam bulan antara Amerika Serikat dan Iran, membatasi penguatan dolar AS. Oleh karena itu, setiap koreksi signifikan pada EUR/USD kemungkinan akan terbatas karena adanya aksi beli yang aktif.

Untuk hari ini, lebih baik menunggu rilis indeks US Personal Consumption Expenditures (PCE) guna mencari peluang perdagangan yang lebih baik. Pada hari Jumat, perhatian perlu diarahkan pada pidato Ketua Fed Kevin Warsh di simposium Jackson Hole. Prospek kebijakan moneter Fed akan sangat memengaruhi fluktuasi jangka pendek dolar AS. Pada saat yang sama, kondisi fundamental yang mendukung membuat para trader enggan mengambil posisi bearish pada EUR/USD.

Dari perspektif teknikal, EUR/USD bertahan di atas simple moving average (SMA) 200 hari, yang masih mendukung kubu bullish. Support berada di kisaran 1,1650. Resistance berada di area level psikologis 1,1700, termasuk level tertinggi bulanan, di mana pergerakan naik yang berkelanjutan akan membuka jalan menuju level psikologis berikutnya di 1,1800. Pada saat yang sama, indikator oscillator berada di wilayah positif, mengonfirmasi keunggulan bullish di pasar, sementara Relative Strength Index (RSI) berada di area overbought, yang mengindikasikan konsolidasi bullish. Dengan demikian, jalur dengan hambatan paling kecil bagi pasangan ini masih cenderung ke arah kenaikan.

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.