Lihat juga
Pound diperdagangkan hari ini dengan menggunakan strategi Mean Reversion. Saya memperdagangkan dolar Australia dengan menggunakan strategi Momentum.
Inflasi Zona Euro melonjak menjadi 3,3% year-on-year pada bulan Agustus dari 2,9% pada bulan Juli, tetapi euro hampir tidak bereaksi terhadap laporan tersebut karena datanya sesuai dengan prediksi para ekonom. Indeks Harga Konsumen mencerminkan laju pertumbuhan harga dan secara langsung memengaruhi ekspektasi terhadap suku bunga ECB, tetapi karena percepatan ini sudah diperhitungkan oleh pasar, tidak ada alasan untuk pergerakan tajam. Namun, keseluruhan cerita ini sebenarnya dapat diringkas dalam satu kalimat, yaitu bahwa harga energi naik 14,3% dibandingkan 10,3% sebulan sebelumnya dan sebesar 2,9% hanya dalam satu bulan, menyumbang hampir seluruh percepatan tersebut.
Industri Inggris juga terus tumbuh pada bulan Agustus, tetapi dengan laju yang terlihat lebih lambat, dengan penurunan PMI Manufaktur ke 51,7 dari 51,9, terendah dalam lima bulan, meskipun masih berada di atas estimasi awal 51,5. Pound juga memilih untuk mengabaikan perkembangan ini.
Pada paruh kedua hari ini, pasar menantikan rilis PMI Manufaktur ISM, laporan Survei Lowongan Kerja dan Perputaran Tenaga Kerja (JOLTS) dari Biro Statistik Tenaga Kerja AS, serta pidato anggota FOMC Michael Barr. Indeks ISM didasarkan pada survei manajer pembelian dan mencerminkan kondisi sektor manufaktur, dengan batas 50 poin yang memisahkan ekspansi dari kontraksi, sementara laporan JOLTS mengenai lowongan pekerjaan menunjukkan tingkat keketatan pasar tenaga kerja dan menjadi salah satu acuan The Fed dalam menilai kondisi ketenagakerjaan. Komentar Barr akan memberi bobot tambahan pada agenda, karena pasar menggunakannya untuk mengukur sikap bank sentral.
Data yang kuat akan memberikan dukungan tambahan bagi dolar karena statistik yang bagus akan memperkuat ekspektasi yang sudah hawkish terhadap kebijakan The Fed setelah Jackson Hole. Bagi euro dan pound, hal ini menciptakan risiko penurunan lebih lanjut karena penguatan dolar akan memberikan tekanan tambahan pada EUR/USD dan GBP/USD.
Jika datanya kuat, saya akan mengandalkan strategi Momentum. Jika pasar tidak bereaksi terhadap data, saya akan tetap menggunakan strategi Mean Reversion.
Strategi Momentum (breakout) untuk paruh kedua hari:
Untuk EUR/USD
Untuk GBP/USD
Untuk USD/JPY
Strategi Mean Reversion (return) untuk paruh kedua hari:
Untuk EUR/USD
Untuk GBP/USD
Untuk AUD/USD
Untuk USD/CAD