Trump menyoroti sumber daya Venezuela sebagai bagian dari dominasi energi AS
Saat berbicara di hadapan para pendukungnya di Las Vegas, Presiden Donald Trump menyatakan bahwa Amerika Serikat—dengan kini memperhitungkan sumber daya Venezuela—menguasai 60% cadangan minyak dan gas dunia. Pemimpin AS tersebut pada dasarnya memasukkan potensi hidrokarbon Caracas ke dalam portofolio energi Amerika; ia menegaskan bahwa AS telah memiliki volume minyak dan gas terbesar di dunia, dan integrasi cadangan Venezuela hanya akan memperkuat posisi dominan tersebut.
Pernyataan terbuka ini disampaikan menyusul serangkaian unggahan provokatif sang presiden di media sosial, termasuk sebuah gambar yang menampilkan wilayah Venezuela sebagai negara bagian ke-51 AS.
Dalam unggahan-unggahannya, Trump juga mengklaim bahwa tingkat kepuasan publik terhadap dirinya telah mencapai rekor tertinggi, serta mendesak para pendukung untuk mengabaikan hasil jajak pendapat yang bersifat kritis—yang ia anggap sebagai hasil "palsu" dan dimanipulasi oleh lawan-lawan politiknya.