Lihat juga
Emas telah turun di bawah $4.600 per ounce hari ini; namun, pada saat tulisan ini dibuat, emas sedang berupaya kembali menembus level tersebut. Perak turun 0,6% menjadi $68,83, dan baik platinum maupun paladium juga terkoreksi.
Meskipun demikian, kinerja bulanan tetap mengesankan. Pada bulan Agustus, logam ini telah menguat lebih dari 13 persen, menandai performa terbaik sejak Januari dan salah satu kenaikan bulanan terbesar di abad ini. Intervensi tak terduga oleh U.S. Treasury di pasar obligasi telah menghidupkan kembali minat terhadap apa yang disebut sebagai devaluasi trading, yang mendorong pertumbuhan harga logam ini ke rekor tertinggi tahun lalu.
Perlu dicatat bahwa koreksi saat ini lebih mencerminkan sikap hati-hati menjelang suatu acara ketimbang perubahan tren. Para investor menantikan pidato besar pertama Kevin Warsh sebagai Ketua Federal Reserve di simposium Jackson Hole. Pernyataan Warsh berpotensi langsung membentuk narasi dan meredakan sentimen pasar, sehingga investor kemungkinan akan bersikap lebih waspada menjelang pidatonya.
Perbedaan pandangan di dalam The Fed mengenai perlu tidaknya kenaikan suku bunga dalam beberapa bulan ke depan masih bersifat prinsipil, dan hasil perdebatan ini akan menentukan nasib logam mulia tersebut. Yang penting, pada hari Kamis di Jackson Hole, dua regulator menyatakan bahwa kebijakan The Fed belum menahan laju perekonomian AS, meskipun inflasi terus berada di atas target 2 persen, dan mendesak rekan-rekan mereka untuk segera bertindak. Sebaliknya, Presiden Boston Fed Susan Collins menunjuk pada bukti yang menunjukkan bahwa suku bunga sudah berada pada tingkat yang cukup restriktif. Perlu diingat, pada bulan Juli, tiga anggota komite memilih menentang keputusan mempertahankan suku bunga, dan justru mengusulkan kenaikan seperempat poin.
Saat ini, emas telah naik 13 persen dalam sebulan, bukan semata-mata karena ekspektasi pemangkasan suku bunga, melainkan lebih karena keraguan terhadap stabilitas keuangan Amerika. Oleh karena itu, reaksi pasar terhadap pidato Warsh bisa bersifat nonlinier. Retorika yang bernada hawkish akan ditafsirkan sebagai pemicu peningkatan aksi jual dan pembentukan posisi jual pada logam yang tidak memberikan imbal hasil ini. Sebaliknya, bila pasar menafsirkan pernyataan tersebut sebagai pengakuan bahwa The Fed tidak mampu mengendalikan imbal hasil, efeknya bisa berlawanan. Inilah sebabnya hari ini akan menjadi ujian, bukan hanya bagi ekspektasi kebijakan moneter, tetapi juga bagi hakikat dari reli emas yang sedang berlangsung.
Melihat kondisi teknikal emas saat ini, pembeli perlu menembus resistance terdekat di $4.609. Hal ini akan membuka jalan bagi mereka untuk menargetkan $4.673, dan area di atas level tersebut akan cukup sulit untuk ditembus. Target terjauh berada di kisaran $4.720. Jika terjadi penurunan, pihak bearish akan berupaya mengambil kendali di $4.540. Jika berhasil, penembusan di bawah kisaran ini akan menjadi pukulan serius bagi posisi bullish dan mendorong harga emas turun hingga ke level rendah $4.481, dengan potensi berlanjut ke $4.432.